Kamis, 23 Oktober 2014  
Otonomi / Banmus DPRD Kepri Kunker ke Riau
Bahas PAW Anggota Pindah Partai
Banmus DPRD Kepri Kunker ke Riau

Otonomi - Editor: MARDISNA - Sabtu, 08/06/2013 - 00:00:47 WIB

BERITA RIAU (PEKANBARU), situsriau.com- Sebanyak 27 orang anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dipimpin Wakil Ketua Jumaga Nadeak melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Riau. Kedatangan rombongan, membahas masalah Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi anggota
DPRD pindah partai.

Pantauan lapangan, kedatangan rombongan ini disambut anggota Banmus DPRD Riau yang dipimpin Wakil Ketua Almainis hanya didamping Riky Hariansyah, Syafrudin Saan. Pertemuan ini berlangsung di ruang rapat medium DPRD Riau. "Kami datang kesini, meminta sharing terkait PAW anggota DPRD di pemilu 2014," katanya.

Hal ini disampaikan Jumaga Nadeak dihadapan perwakilan Banmus DPRD Riau saat memulai pembicaraan dipertemuan itu. Ia mempertanyakan, di dalam permasalahan PAW ini apakah sejalan bersama atau ada perbedaan mengenai pelaksanaan. Sebab itu, sambungnya Banmus DPRD Provinsi Kepri ingin mengetahui lebih banyak.

Mendengar pertanyaan dilontarkan oleh pimpinan rombongan Banmus DPRD Provinsi Kepri ini dipertemuan. Anggota Banmus DPRD Riau Riki Hariansyah, Syarifudin Saan menjelaskan, bahwa terkait PAW yang dimaksudkan itu hingga kini Provinsi Riau belum dibahas lebih jauh. Namun semuanya diberlakukan sesuai aturan.

"Kami, di Banmus DPRD Riau ini memang belum ada membahas masalah PAW anggota DPRD Riau yang demikian. Karena memang sampai saat ini sesuai informasi dari Pimpinan DPRD Riau belum ada yang mengajukan. Namun sesuai dengan aturan yang berlaku. Tentu, akan berkonsultasi dengan unsur pimpinan DPRD," sebutnya.

Kendati demikian, pada akhir pertemuan antar Banmus ini sepakat dan menyikapi persoalan diatas untuk mengefektifkan kinerja dewan agar lebih maksimal lagi.
Hal ini seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Almainis yang juga anggota Banmus, bahwa masukkan dari Banmus DPRD Provinsi Kepri itu ada benarnya.

Kepri Sudah Terapkan

Dikesempatan itu, Jumaga Nadeak mengatakan di DPRD Provinsi Kepri ini sudah menerapkan pemberlakuan PAW tersebut. Bahkan, masih dalam keterangan Politisi PDIP ini, proses PAW saat ini sedang berjalan dan kini hanya tinggal menunggu waktu untuk pelantikan terhadap PAW sejumlah anggota DPRD Provinsi Kepri.

"Selain itu juga, semua fasilitas yang diterima anggota terkena PAW itu telah dikembalikan kepada pemerintah daerah. Ini tentunya, sesuai dengan fungsinya Banmus DPRD yang menggesanya sebagai bentuk tanggungjawab kepada masyarakat. Hanya menunggu proses pelantikannya PAW anggota DPRD tersebut," sebutnya.

Dikatakan, kekhawatiran ini tidak dilaksanakan tentunya akan merugikan daerah dalam pembiayaan (cost,red) untuk anggota DPRD tersebut. Selain itu, sebutnya ini juga sesuai dengan Undang-Undang KPU sebagai aturan yang berlaku. Karena, jika pindah partai itu, maka aturanya diharuskan mundur dari jabatannya.

"Dikhawatirkan apabila PAW anggota DPRD tidak dilaksanakan dengan jelas, akan membebankan daerah. Pasalnya, sesuai aturan Undang-Undang berlaku itu secara jelas menegaskan bagi anggota DPRD partainya tidak kembali masuk dalam pemilu tahun 2014, dan sudah mendaftarkan ke partai lain," ungkapnya. (dri)

(0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
Redaksi | Email
Copyright 2012 CV. UKA MANDIRI, All Rights Reserved