Rabu, 30/11/2016  
SITUS RIAU / POLITIK

Tak Masuk DPT dan Tak Punya e-KTP? Tenang, Masih Bisa Ikut Pilwako Kok!
PEKANBARU, situsriau. com - Walau nanti Daftar Pemilih Tetap (DPT) telah ditentukan buat Pemilihan Walikota 2017, namun warga yang belum terdaftar masih bisa memilih. Komisi Pemilihan Umum Kota Pekanbaru, menyatakan ada cara yang bisa dilakukan warga."Bisa memilih tetapi dengan beberapa ketentuan," kata Komisioner KPU Kota Pekanbaru Abdul Razak JER di Pekanbaru, Jumat (2/12/16).Razak menjelaskan pemilih yang tidak terdaftar di dalam DPT, akan tetapi memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) biasa, dapat memilih dengan menggunakan dengan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil...[selengkapnya]





Gubernur Berharap Pilkada 2017 di Kampar dan Pekanbaru Sukses
PEKANBARU, situsriau.com - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachmand, mengharapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017 di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar berjalan sukses. Semua pihak diminta ikut berpartisipasi menyukseskannya. "Tahun 2017 pilkada serentak di dua wilayah, Pekanbaru dan Kampar, hingga saat ini tahapannya lancar aman," kata Arsyadjuliandi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan instansi vertikal Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau bersama bupati/walikota se-Riau di Gedung Daerah, Pekanbaru, Senin (28/11/16). Arsyadjuliandi juga menyebutkan hal...[selengkapnya]





5 Desember, KPU Plenokan DPT Pilwako Pekanbaru 2017
PEKANBARU, situsriau. com-Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilwako Pekanbaru segera diplenokan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru pada 5 Desember 2016 mendatang."Kita pilih tanggal 5 Desember, H-1 batas penetapan DPT," sebut Komisioner KPU Kota Pekanbaru, Abdul Razak JR, Senin sore (28/11/16).Dikatakan Razak juga, besok Selasa 29 November 2016, KPU Kota Pekanbaru akan agar menggelar pleno jumlah Data Pemilih Sementara (DPS) yang sudah dihimpun oleh masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), berada di 12 kecamatan yang tersebar di Kota Pekanbaru.Seperti diketahui sebelumnya,...[selengkapnya]





Jurkam Diminta Tak Tebar Kebencian dan Isu SARA di Pilkada Serentak
JAKARTA, situsriau.com - Pada masa-masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017 ini isu sensitif rawan dijadikan alat untuk memancing warga dan juga untuk mengarahkan pilihan komunitas tertentu. Isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) masih saja jadi yang paling diantisipasi.Menurut sosiolog Sigit Rochadi, semua permasalahan ketidaksukaan dengan salah satu pasangan calon (paslon) harus selesai di balik tempat pemungutan suara (TPS), bukan malah diselesaikan dengan cara saling menghujat dan mengadu domba sesama bangsa."Jika tidak suka dengan calon tidak usah dipilih saat pemilihan...[selengkapnya]





Pemulihan Nama Setia Novanto, Ade Komarudin Dicopot Dari Ketua DPR RI
JAKARTA, situsriau.com- Ketua DPR RI Ade Komarudin Dicopot dari jabatannya, Senin (21/11/16). Hal ini dikathui dari 'kicauan' Indra J Piliang di Twitternya  @IndraJPiliang."Sah. Pencopotan @Akom2005 dari posisi Ketua DPR RI atas putusan Rapat Pleno DPP Partai Golkar yg tdk dihadiri o/ Ketum @sn_setyanovanto," kicau Indra.Dikatakan Indra, pencopotan Akom sama sekali tak memiliki alasan. Sungguhun begitu, dia mengakui ada klausul tentang pemulihan nama baik mantan Ketua DPR Setya Novanto, yang sempat mengundurkan diri pasca geger kasus "papa minta saham"."Dasar...[selengkapnya]





Pers Bisa Jadi Penyejuk dan Pemberi Edukasi di Pilkada 2017
BANGKINANG, situsriau.com - Media berperan sangat penting dalam menyambut momen Pilkada 2017. Termasuk untuk menjaga kondusifitas dan kelancaran prosesnya. Karena media merupakan salah satu faktor yang dapat menciptakan Pilkada berjalan damai.Demikian kata Kepala Kepolisian Resor Kampar AKBP. Edy Sumardi Priadinata. Katanya juga, pemberitaan di media diharapkan menjadi penyejuk di tengah masyarakat selama Pilkada berlangsung. Menurut dia, itulah tugas media selain sebagai social control."Rekan-rekan pers juga dapat berperan memberikan edukasi politik kepada masyarakat," ujar Edy dalam coffee...[selengkapnya]





Golkar Bengkalis Tak Terima Bila Posisi Wagubri Diduduki Orang Luar Riau
BENGKALIS, situsriau.com - Misteri siapa yang bakal menduduki posisi wakil Gubernur Riau (Wagubri) hingga 2018 masih belum jelas. Namun, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bengkalis ingin yang ditunjuk adalah putra asli Riau.Golkar Bengkalis menyatakan tidak setuju, apabila kandidat Wagubri mendampingi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman dijabat oleh orang dari luar Riau.Hal itu disampaikan Ketua DPRD Partai Golkar H. Indra Gunawan PHd, Sabtu (12/11/16) kemarin petang. Menurutnya, reaksi tersebut menyusul muncuknya sejumlah isu dan opini beredar adanya "orang luar...[selengkapnya]





Facebook Disalahkan Atas Kemenangan Trump, Ini Pembelaan Mark Zuckerberg
JAKARTA, situsriau.com - Raksasa Sosial media Facebook dianggap menjadi salah satu penyebab Donald Trump bisa menang di Pemilihan Presiden (Pilpres) AS. Namun CEO Facebook Mark Zuckerberg menyebut anggapan itu adalah pemikiran yang gila.Anggapan itu muncul karena Facebook dianggap menyebarkan sejumlah berita bohong yang mendukung Trump selama Pilpres AS berlangsung, demikian dikutip detikINET dari USA Today, Jumat (11/11/16)."Menganggap itu (berita bohong) bisa mempengaruhi Pilpres AS adalah pemikiran yang cukup gila. Para pemilih mengambil keputusan berdasarkan pengalaman hidupnya," ujar...[selengkapnya]





Sudah 2 Minggu Masa Kampanye, Belum Ada Paslon Lapor Pembuatan APK
PEKANBARU, situsriau.com - Masa kampanye Pilwako Pekanbaru sudah memasuki waktu 2 minggu. Namun hingga kini tak satupun tim pasangan calon yang melaporkan terkait pencetakan alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye.Dikatakan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru, Arwin S Saidi tim Paslon hingga Jumat (11/11/16), belum ada yang melaporkan hal tersebut. Sesuai aturan, me­mang tim Paslon diberi hak untuk membuat APK dan bahan kampanye sendiri. Hak tersebut dibatasi sebanyak 150 per­sen dari yang dicetak oleh KPU.  "Sebelum mereka mencetak APK dan bahan...[selengkapnya]





Weleh! Empat Pasutri di Kampar Bercerai Gara-gara Pilkada
BANGKINANG, situsriau.com - Momen Pilkada memang kerap memicu "panas" di antara pihak-pihak yang tak sejalan dan sepilihan. Tak hanya rekan, saudara, tapi juga antara suami istri bisa terjadi keretakan gara-gara Pilkada.Untuk itu, diharapkan, perbedaan pilihan untuk Pilkada Kabupaten Kampar tahun 2017 bisa disikapi dengan dewasa dan kepala dingin.''Jangan sampai suami istri cerai karena Pilkada. Zaman saya (Pilkada 2011 red) ada empat pasangan suami istri yang bercerai,'' beber Bupati Kampar H Jefry Noer dalam sambutannya pada Sosialisasi Tatap Muka Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi Riau dan...[selengkapnya]





Index Berita
 
 
Redaksi | Email | Galeri Foto
Copyright 2012-2016 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved