Selasa, 12/11/2019  
SITUS RIAU / EKUEBIS

Ekonomi Riau Hanya Mampu Tumbuh 2,5 - 3 Persen Tahun 2020 Ini
PEKANBARU, situsriau.com - Kepala Divisi dan Advisory Pengembangan Bank Indonesia area Riau, Teguh Setyadi, menaksir perekonomian Riau untuk tahun 2020 bakal tumbuh di kisaran 2,5 hingga 3 persen. Namun, hal itu disertai dengan catatan jika Pemprov Riau menerapkan hilirisasi untuk Kelapa Sawit."Sejak tahun 2013 perekonomian Riau tidak pernah tumbuh melewati 2,7 persen. Untuk 2020 ekonomi Riau dipekirakan tumbuh 2,5 sampai 3 persen, namun dengan berbagai syarat. Misalkan mendorong hilirisasi dari kelapa Sawit," sebutnya di kantor Bank Indonesia, Kota Pekanbaru, Jum'at (16/1/20).Teguh...[selengkapnya]





India Berminat Bangun Pabrik CPO di Riau
PEKANBARU, situsriau.com - Gubernur Riau Syamsuar menerima kunjungan Konjen India YM  Raghu Gururaj, di kediaman dinasnya, Jalan Diponegoro, Jumat (17/1/20).Pada pertemuan ini, Konsulat Jenderal (Konjen) India tertarik menanamkan investasi. Salah satunya membangun pabrik Crude Palm Oil (CPO). Hamparan tanaman sawit di dari wilayah pesisir hingga daratan dianggap potensi besar. "India membutuhkan pasokan CPO, ini tentunya potensi sekaligus kerja sama saling menguntungkan. Salah satunya jika pengolahan CPO oleh India bisa diwujudkan di Riau," kata Konjen India. Untuk...[selengkapnya]





Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik Jadi Rp2.229,41 per Kg
PEKANBARU, situsriau.com - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau pada penetapan 15-21 Januari 2020, mulai mengalami kenaikan​ harga pada setiap kelompok umur kelapa sawit dengan jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp13,55 per kg."Harga TBS periode saat ini menjadi Rp2.229,41 per kg. Sedangkan, untuk harga CPO sebesar Rp9.849,82 dan harga kernel Rp6,322,35," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Ahmad Syah Harrofie di Pekanbaru, Rabu (15/1/20).Adapun penetapan harga TBS kelapa...[selengkapnya]





Harga Karet Kuansing Merangkak Naik Produksi Meningkat
TELUK KUANTAN, sirusriau.com- Ketua Asosiasi Petani Karet Kuantan Singingi (Apkarkusi) Sepriadi mengatakan harga jual karet saat ini cukup tinggi yaitu mencapai Rp 9.450 per kilogram."Harga pekan ini naik Rp 290 dibanding minggu lalu," kata Sepriadi kepada Wartawan, Selasa (14/1/2020).Harga Rp 9.450 per kilogram tersebut terang Sepriadi merupakan hasil lelang pada Senin (13/1/2020) kemarin.Pelelangan hasil kebun karet sendiri dilakukan pada Senin setiap pekannya. Sehingga harga terbaru karet akan diketahui setiap Senin.Sistem pelelangan ini sendiri dimulai sejak Juli tahun lalu. Seluruh...[selengkapnya]





Seluruh Kendaraan Plat Merah di Riau Dilarang Isi BBM Subsidi
PEKANBARU, situsriau.com - Gubernur Riau telah mengeluarkan surat edaran tahun 2020 untuk seluruh kabupaten dan kota se-Riau yang berisi pelarangan kendaraan dinas pemerintah atau berplat merah mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan biosolar.Surat edaran itu mulai berlaku bulan Januari 2020 untuk seluruh kendaraan dinas (Randis) milik Provinsi hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Riau.''Sejak surat edaran itu sampai ke kita, sejak itu tak bisa lagi mengunakan bio solar dan premium," kata Asisten lll Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Pelalawan, Emir Efendi kepada...[selengkapnya]





Rupiah Makin Perkasa Terhadap Dolar, Ekonomi Ungkap Sebabnya
JAKARTA, situsriau.com - Rupiah belakangan ini menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Menurut ekonom Bank Permata Josua Pardede, tren penguatan rupiah terhadap mata uang Paman Sam sudah terlihat sejak Desember 2019 hingga pertengahan Januari 2020 ini.Dikutip detikcom dari portal online Bank Indonesia (BI), Senin (13/1/2020), rupiah terhadap dolar AS pada 13 Januari berada di level Rp 13.708, 10 Januari Rp 13.812, 9 Januari Rp 13.860, 8 Januari Rp 13.934, 7 Januari Rp 13.919, 6 Januari Rp 13.961, 3 Januari Rp 13.899, 2 Januari 13.895."Penguatan rupiah sejak beberapa bulan terakhir khususnya...[selengkapnya]





Akhir Pekan, Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp780.000 per Gram
JAKARTA, situsriau.com - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas naik Rp 3.000 menjadi Rp780.000 per gram pada perdagangan Sabtu (11/1/20). Kemarin, harga emas Antam dipatok Rp777.000 per gram.Demikian pula harga buyback emas Antam juga naik Rp3.000 menjadi Rp693.000 per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga tersebut.Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.48 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara, di...[selengkapnya]





Pekan Kedua, Harga Ayam di Pekanbaru Mulai Stabil
PEKANBARU, situsriau.com - Pada pekan kedua Januari 2020 harga ayam potong di Kota Pekanbaru mulai stabil. Bahkan sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan.Pantauan di Pasar Pagi Jalan Cipta Karya Ujung, Jumat (10/1/20) pagi, harga ayam potong Rp22.000 per kilogram. Padahal awal tahun baru 2020 harga ayam potong sempat melonjak naik, tembus Rp27.000 per kilogram. Bahkan sebagian pedagang ada yang menjual dengan harga lebih tinggi.Ajo Ari, pedagang ayam potong di Jalan Cipta Karya, mengakui harga ayam saat ini memang sudah mulai stabil."Iya sudah stabil lagi kok. Kalau tahun baru ya wajar sih...[selengkapnya]





Pertamina RU II Pertahankan PROPER Emas dan Hijau
JAKARTA, situsriau.com- PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) II kembali memperoleh penghargaan PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yakni PROPER EMAS untuk kilang Sungai Pakning dan PROPER HIJAU untuk kilang Dumai. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Istana Wakil Presiden, Rabu (8/1). Sejumlah Direksi PT Pertamina (Persero) turut hadir dalam ajang penganugerahaan tersebut, termasuk Direktur Utama Nicke Widyawati yang menerima penghargaan untuk Sungai...[selengkapnya]





Tiongkok Jadi Negara Tujuan Utama Ekspor Nonmigas Riau
PEKANBARU, situsriau.com - Pada periode Januari-November 2019, ekspor nonmigas ke sepuluh negara tujuan utama memberikan kontribusi sebesar 65,00 persen terhadap total nilai ekspor nonmigas Riau.Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Misfaruddin memaparkan, bahwa dari sepuluh negara tujuan utama, lima diantaranya memberikan kontribusi terbesar, yakni Tiongkok, India, Belanda, Malaysia, dan Pakistan."Tiongkok menjadi negara tujuan utama ekspor nonmigas dengan total 1,91 miliar dollar AS atau 18,34 persen," kata Misfaruddin di Pekanbaru, kemarin.Selanjutnya, India 1,30 miliar dollar...[selengkapnya]





Index Berita
 
 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved