Senin, 23/05/2022  
Kesehatan / Masyarakat dan Pelaku Parekraf Diminta Manfaatkan PeduliLindungi
Masyarakat dan Pelaku Parekraf Diminta Manfaatkan PeduliLindungi

Kesehatan - - Sabtu, 18/12/2021 - 21:30:56 WIB
ilustrasi
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,situsriau.com - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata mendorong masyarakat dan pelaku parekraf Indonesia untuk memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi seoptimal mungkin. Aplikasi ini sebagai alat untuk memonitor dan melacak penyebaran COVID-19.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Hutomo,  mengatakan, pengendalian penyebaran COVID-19 dan pemulihan ekonomi harus dilakukan dengan seimbang. 

"Kita tidak ingin ekonomi berhenti, tapi di satu sisi kita tetap harus waspada dan hati-hati," kata Fadjar, melalui keterangan tertulis, Jumat (17/12/2021). 

Fadjar menyebutkan salah satu alat untuk mengendalikan laju COVID-19 di Indonesia adalah aplikasi PeduliLindungi. Sehingga, seluruh elemen masyarakat termasuk pemerintah dan para pelaku parekraf perlu memanfaatkan aplikasi ini untuk memantau penyebaran COVID-19.

Segala upaya termasuk aplikasi terkini itu sangat diperlukan sebagai salah satu langkah penanganan risiko COVID-19. Selain itu mendorong segera teratasinya pandemi sehingga terjadi pemulihan ekonomi, tercipta lapangan kerja, dan sekaligus bisa disusun kebijakan yang tepat manfaat, sasaran, dan tepat waktu.

"Penggunaan QR code PeduliLindungi hanyalah sebuah alat yang dalam hal ini dimaksud untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Sebagai sebuah alat, efektivitasnya tergantung pada kita semua, sesuai fungsinya atau tidak," katanya.

Pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi secara maksimal yang dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, lanjut Fadjar, juga merupakan bentuk kewaspadaan bersama terhadap varian baru dari COVID-19, yaitu Omnicron.

"Sehingga kita perlu melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan penuh kewaspadaan," ujar Fadjar.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Industri Kemenparekraf Anggara Hayun Anujuprana, Dinas Pariwisata kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk meningkatkan pengawasan pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi di destinasi-destinasi wisata, restoran, dan hotel.

"Jadi memang tugas ini tidak hanya tugas dari petugas hotel dan restoran saja. Tapi juga kita harus berperan mengingatkan, karena kalau kita hanya bergantung kepada para petugas tersebut hasilnya tidak akan optimal," ungkap Hayun. (mcr/yan/nb)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved