Rabu, 27 Januari 2021  
Kesehatan / Anggota DPRD dan Kakan Kemenag Rohul Positif Covid-19
Anggota DPRD dan Kakan Kemenag Rohul Positif Covid-19

Kesehatan - - Senin, 28/09/2020 - 19:58:23 WIB

ROHUL, situsriau.com - Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Rokan Hulu terus bertambah. Tak hanya masyarakat umum, kasus Covid-19 ini juga sudah menyerang pejabat publik di Negeri Seribu Suluk.

Dari informasi yang didapat, seorang Anggota DPRD Rohul dari Fraksi Partai Gerindra berinisial F (43), positif Covid-19. Saat ini yang bersangkutan sudah menjalani isolasi mandiri di kediamannya di Kecamatan Kabun.

Sekretaris DPRD Rohul Budia Kasino tak membantah terkait adanya seorang anggota DPRD Rohul yang terkonfirmasi Covid-19. Namun, Sekwan menyatakan pihaknya masih menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak Dinas Kesehatan.

"Kami belum dapat petunjuk apakah akan dilakukan swab bagi seluruh orang yang ada di Sekretariat DPRD Rohul atau tidak," cakap Budia Kasino.

Tidak hanya Anggota DPRD Rohul, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu berinisial S (49) juga terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini ia tengah menjalani isolasi di RSUD Rohul.

Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr Bambang Triono mengatakan, dalam melakukan penanganan terhadap kasus terkonfirmasi Covid-19, pihaknya akan tetap mengacu terhadap protap.

"Kami tetap pada protap. Seseorang yang dinyatakan positif akan dilakukan prosedur sesuai ketentuan seperti isolasi, tracking kontak dan swab terhadap tracing kontak kasus terkonfirmasi," tegas Bambang di cakaplah.

Menurut Bambang, Anggota DPRD Rohul dan Kakan Kemenag yang terkonfirmasi positif sudah dilakukan tindakan isolasi baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Terkait rencana swab massal baik di Kantor DPRD Rohul dan Kantor Kementerian Agama, Bambang mengatakan akan dilakukan dalam satu atau dua hari ini. Dinas Kesehatan ingin benar-benar memastikan siapa saja yang pernah kontak dengan yang bersangkutan 14 hari ke belakang karena Laboratorium Biomolekuler hanya menerima kontak tracing dan follow up.

"Kita masih menunggu data dari Puskesmas setelah kita dapat data dalam satu-dua hari akan dilakukan swab yang kontak dengan yang bersangkutan. Kita juga meminta bantuan dari Sekwan siapa saja yang pernah berhubungan dengan yang bersangkutan," pungkas Bambang. (sr5, ck)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved