Senin, 23 Mei 2022  
Hukrim / Diduga Terkait Kasus Sekda Dumai, KPK Geledah Kantor Bupati Bengkalis
Diduga Terkait Kasus Sekda Dumai, KPK Geledah Kantor Bupati Bengkalis

Hukrim - - Rabu, 09/08/2017 - 11:54:01 WIB

BENGKALIS, situsriau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Bupati dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (8/8/17). Penggeledahan diduga terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan yang menyeret bekas Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis yang kini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Muhammad Nasir.

Penyidik KPK mengawali penggeledahan di Kantor Dinas PUPR Bengkalis di Jalan Pertanian sekitar pukul 13.00 WIB. Ada sekitar enam orang penyidik datang memakai rompi KPK dengan pengawalan ketat personel Kepolisian Resor Bengkalis bersenjata lengkap.

Kedatangan penyidik tersebut mengejutkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang bekerja. Setelah masuk ke Kantor Dinas PUPR, penyidik terlihat keluar masuk ruangan dan mulai mengumpulkan sejumlah berkas yang diduga sebagai barang bukti terkait kasus yang menyeret Nasir. Hingga malam tadi, penyidik masih melakukan penggeledahan.

Pada waktu bersamaan, penggeledahan juga dilakukan di Kantor Bupati Bengkalis, Jalan Jenderal Ahmad Yani No 070. Sekitar sembilan orang penyidik KPK melakukan pemeriksaan di ruangan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis di lantai I kantor bupati. Selain itu, penyidik menggeledah ruangan Bupati Bengkalis di lantai III.

Usai melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Bengkalis sekitar pukul 18.00 WIB, penyidik tampak membawa satu koper besar berwarna perak dan dua kotak kardus kecil warna kuning. Tanpa sepatah kata pun, penyidik langsung menuju mobil di halaman kantor bupati dengan pengawalan ekstra ketat sekitar 10 personel Polres Bengkalis.

Saat memasukkan hasil sitaan ke dalam bagasi dua mobil jenis minibus, penyidik memilih bungkam meski terus dicecar pers. "Sudah mas, sudah mas," kata salah seorang penyidik sambil menutup pintu mobil dan langsung meninggalkan kantor bupati.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Setdakab Bengkalis, Johansyah Syafri membenarkan penyidik KPK melakukan pemeriksaan di ruang kerja Kabag Umum dan Bupati Bengkalis.

"Benar. Kedua ruang tersebut diperiksa tim penyidik KPK. Mereka diperkirakan mulai melakukan pemeriksaan sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai kira-kira pukul 18.00 WIB. Sedangkan di Dinas PUPR, sesuai informasi yang kami peroleh, hingga saat ini (malam tadi) masih berlangsung," jelas Johan.

Penggeledahan tersebut, menurut Johan, memang terkait dengan masalah proyek multiyears (MY) pembangunan jalan yang diduga melibatkan Muhammad Nasir. "Setahu kami, meskipun ruang Kabag Umum dan ruang kerja Bupati Bengkalis ikut menjadi objek pemeriksaan, tak ada kaitannya dengan hal lain sebagaimana isu yang dikembangkan sebagian pihak. Sepengetahuan kami pemeriksanan itu semata-mata berhubungan dengan proyek MY tersebut," jelas Johan. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved