Sabtu, 06 Maret 2021  
Ekeubis / Harga Sayur dan Telur Naik di Pasar Tradisional Pekanbaru
Harga Sayur dan Telur Naik di Pasar Tradisional Pekanbaru

Ekeubis - - Sabtu, 10/11/2018 - 12:43:53 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Harga sayuran mengalami kenaikan di pasar Cik Puan, Jalan Nangka, Pekanbaru.

Pantauan Tribun Pekanbaru di lokasi pada Jumat (9/11/18) harga sayuran yang mengalami kenaikan ada pada brokoli dan sayur kol.

Ernawati kepada Tribunpekanbaru.com, mengatakan harga harga brokoli yang biasanya Rp 15.000 per kilo kini menjadi Rp 18.000. Selain itu harga kol yang biasanya 12. 000 kini menjadi sekitar Rp 15.000.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditi bawang merah, dimana harganya kini mancapai Rp 24.000 perkilogram dari sebelumnya Rp 22.000 perkilonya.

Untuk harga cabe juga hingga kini masih tinggi dimana harga Cabe merah bukit seharga Rp 40.000 perkilo, cabe hijau Rp 30.000 perkilo dan cabe rawit Rp 60.000 perkilonya.

Kenaikan harga sayur menurut Ernawati diakibatkan musim hujan yang berangsur turun belakangan.

"Lagi musim hujan, jadi petani sering gagal panen biasanya," ungkapnya.

Ernawati menambahkan, perubahan harga sayur dan cabe memang kerap terjadi.

Walaupun demikian  dikataknya hal itu berpengaruh walaupun tidak signifikan.

"Ini selalu aja berubah, besok aja kita gak tau lagi harganya berapa," ujarnya.

Kenaikan harga lain juga terjadi pada harga telur. Samsu pedang telur di pasar Cik puan menuturkan saat ini harga telur ayam ras berkisar Rp1.200 hingga Rp 1.400 perbutir.

"Ini dari ukuran yang besar hingga kecil," ungkapnya.

Sebelumnya harga telur ayam ras berkisar Rp 1.100 hingga Rp 1.300 perbutirnya.

"Ini sudah naik sekitar seminggu ini," ujarnya.

Selain itu harga telur ayam kampung juga mengalami kenaikan dari Rp 1.900 kini menjadi Rp 2.000 perbutirnya. Begitu juga dengan harga telur bebek kini mencapai Rp 2.500 dari Rp 2.300 perbutirnya.

Untuk harga ayam potong pantauan Tribun di tempat yang sama saat ini berkisar Rp 20.000 perkilonu dan ayam ras dijual Rp 50.000 per ekor.

Selain itu harga daging sapi hingga kini juga masih tinggi.

Rinto seorang penjual daging sapi mengatakan saat ini daging sapi masih bertahan di harga Rp 120.000 perkilonya.

Tingginya harga diakui Rinto berpengaruh terhadap penjualannya.

"Daya beli masyarakat jadi turun, apalagi saat ini masyarakat udah berpindah untuk membeli daging yang lain," ungkapnya. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved