Selasa, 26 Januari 2021  
Nasional / Black Box Ditemukan, KNKT Sebut Investigasi Selesai Tergantung Tingkat Kesulitan
Black Box Ditemukan, KNKT Sebut Investigasi Selesai Tergantung Tingkat Kesulitan

Nasional - - Rabu, 13/01/2021 - 22:16:06 WIB

JAKARTA, situsriau.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan belum bisa memastikan berapa lama proses investigasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 akan berlangsung. 

Hal itu tetap tak bisa dipastikan, meskipun kotak hitam atau black box yang berisi FDR (Flight Data Recorder) sudah ditemukan. 

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, dirinya belum bisa memastikan kapan investigasi bisa diumumkan. Pasalnya, lama atau tidaknya pengumuman hasil investigasi tergantung kepada kompleksitas investigasi.

Sebagai salah satu contohnya, ketika data FDR sudah berhasil diunduh, maka pihaknya tidak serta-merta langsung memutuskan. Pihaknya harus mendalami terlebih dahulu hasil yang didapatkan dari file di FDR tersebut.  

“Tergantung kompleksitasnya. Kalau dari FDR kita baca dan kita tahu bahwa sistem pesawat eror, input dari pilot terlalu ekstrem, komponen rusak, kayak Lion kemarin, maka kami dalami,” ujarnya saat ditemui di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (13/1/21). 

Lalu lanjut Soerjanto, pihaknya akan langsung melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan dengan menanyakan kapan sistem tersebut dipasang, hingga asal dari komponen barang-barangnya. 

Setelah mengetahui itu semua, KNKT akan melakukan kroscek dengan mendatangi tempat produksinya. 

“Kami dalami (contoh Lion Air), ini sistem dipasang kapan, asal komponen dari mana, misalnya dari Batam, kemudian Batam dari mana. Copotan dari pesawat mana. Kita tanya dari Malaysia kita minta data yang dari sana, kita datangi ke Amerika dan lain-lain,” jelasnya.

Soerjanto memastikan, dalam menetapkan hasil investigasi, pihaknya tidak akan pernah menduga-duga. Jika memang tidak ada bukti yang kuat, maka pihaknya tidak akan mengeluarkan hasil investigasi.  

“KNKT tidak pernah menduga. kalau enggak ada bukti kami enggak akan bicara. Kami tidak mungkin menyampaikan dugaan, itu prinsip investigasi kecelakaan pesawat. Kecelakaan pesawat itu kalau tidak ada data pendukung kami tidak akan katakan apa pun,” jelasnya.(sr5, oz)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved