Selasa, 26 Januari 2021  
Lingkungan / Sejak 2016, Kota Pekanbaru Hadapi 'Teror' Sampah
Sejak 2016, Kota Pekanbaru Hadapi 'Teror' Sampah

Lingkungan - - Rabu, 06/01/2021 - 12:25:42 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Masalah tumpukan sampah di Pekanbaru, Riau, masih saja terjadi. Tumpukan sampah yang tak terangkat dan menimbulkan bau tak sedap hingga mengganggu warga setidaknya tercatat terjadi sejak 2016.

Dirangkum detikcom, Selasa (5/1/21), masalah tumpukan sampah setidaknya tercatat terjadi sejak Juni 2016 dan terus terulang tiap tahun. Saat itu, tumpukan sampah menimbulkan bau tak sedap yang terjadi di mana-mana.

Sampah berserakan mulai di Jalan Soebrantas, Kecamatan Tampan. Jalan ini adalah jalur terpadat dan pintu masuk ke Kota Pekanbaru sebelah barat.

Awal Januari 2017, tumpukan sampah kembali terjadi di ibu kota Riau. Tumpukan sampah terlihat di Jalan Soebrantas hingga ke Jalan Arengka, Pekanbaru. Sampah terlihat berada di kanan dan kiri jalan.

Tumpukan sampah saat itu banyak terlihat di persimpangan Jalan Soebrantas dengan Jalan Delima. Lokasi itu dijadikan tempat pembuangan sampah rumah tangga oleh warga.

Masalah tumpukan sampah kembali terjadi April 2019. Gubernur Riau Syamsuar dan Wagub Edy Natar beserta jajaran PNS sempat bergotong royong menyingkirkan sampah di Pekanbaru.

Dinas Kebersihan Pemkot Pekanbaru sendiri telah diterjunkan untuk mengatasi sampah. Namun ada saja warga yang membuang sampah sembarangan.

Saat itu tumpukan sampah berserakan di sepanjang Jalan Hang Tuah dan Kini Balu, Pekanbaru. Masyarakat terlihat dengan gampang membuang plastik berisi sampah ke tepi jalan saat mereka melintas.

"Iya, tadi saya bersama Pak Wagub (Edy Natar Nasution) dan jajaran ASN bersihkan sampah gerakan 'Jumat Bersih'. Ini memang kotor kondisinya, makanya kita turun langsung. Tak adalah maksud menyindir Wali Kota Pekanbaru," kata Syamsuar sembari tertawa, Jumat (5/4/19).

Memasuki 2021, tumpukan sampah kembali muncul di Pekanbaru. Kali ini sampah berceceran di Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru, Riau. Pedagang dan masyarakat mulai terganggu oleh tumpukan sampah tersebut.

Diberitakan detikcom, Selasa (5/1/21), tumpukan sampah terlihat mulai membusuk di Pasar Pagi Arengka. Tak hanya di satu titik, terlihat sampah menumpuk di beberapa jalan protokol yang ada di Pekanbaru.

Dua mobil pengangkut sampah terlihat dikerahkan ke lokasi untuk membuang sampah. Namun kondisi sampah yang banyak membuat dua mobil itu tak cukup mengangkut seluruh sampah.

"Sudah mulai terganggu. Ini kalau dilihat tumpukannya sudah lebih dari seminggu dan bau busuk," kata seorang pedagang, Emi. (sr5, dc)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved