Rabu, 21 Oktober 2020  
Destinasi Wisata Danau Kajwid Pelalawan, Alam Eksotic Dipadu Puluhan Wahana Permainan

Advetorial Pelalawan - - Rabu, 07/11/2018 - 11:21:32 WIB
Bupati HM Harris di Danau Kajwid
PELALAWAN, situsriau.com- Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam beberapa tahun terakhir terus mengeksplore objek wisata alam nan eksotic,  Danau Kajwid yang terletak di Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan,Riau.

Jika keindahan alamnya Danau Kajwid sudah terbentang sejak dahulu kala, maka untuk mendatangkan wisatawan ke lokasi yang berjarak 20 kilometer dari pusat Kota Pangkalan Kerinci dengan jarak tempuh 30 sampai 45 menit dengan melewati jalan akses PT RAPP, perlu kesiapan sarana dan prasarana yang mumpuni.

Hal tersebut disadari betul oleh Pemkab Pelalawan bersama ninik mamak setempat serta pengelola sedang mengembangkan Danau Kajwid menjadi salah satu Destinasi Wisata andalan di Pangkalan Kerinci dan telah dilakukan soft opening Objek Wisata Danau Kajwid pada  21 Agustus 2018 lalu.

Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pelalawan, menggelar berbagai rangkaian kegiatan untuk memeriahkan soft opening tersebut. Mulai dari jalan santai, senam sehat, pemotongan tumpeng, hingga uji coba wahana permainan yang sudah tersedia.

Sejauh ini,  seluas 21 hektar areal wisata Danau Kajwid atau yang disebut juga Danau Tajwid maupun Danau Kajuik oleh sebagian masyarakat, sudah memiliki 32 jenis permainan outbound dan  dua jenis wahana air yakni babana boat dan flying fish.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, termasuk Rina Reno, orang tersenyum, luar ruangan dan air
Wahana permainan air yang disediakan pengelola di Danau Kajwid

Pengelola Danau Tajwid, Bakhtiar mengungkapkan pihaknya menawarkan empat paket permainan dari 32 wahana Outbound. Satu paket meliput delapan jenis permainan, pengunjung harus membayar tiket sebesar Rp 50 ribu. Sedangkan untuk wahana air, pengunjung merogoh kocek Rp 150 ribu untuk banana boat dan Rp 250 ribu untuk flying fish.

Dengan dilengkapinya berbagai sarana dan prasarana permainan di Datau Kajwid ini, jumlah kunjungan mulai meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Wisatawan yang berkunjung tidak hanya dari wilayah Pelalawan saja, wisatawan dari Pekanbaru, Siak, Kuansing, dan daerah lain sudah berkunjung dan telah menikmati berbagai permainan yang ditawarkan pengelola.

Tak hanya menikmati berbagai permainan,  pengunjung juga bisa menikmati suasana alam Danau Kajwid dengan menggelar tikar sambil makan siang anggota keluarga. Seperti yang dilakukan Heri (39) bersama keluarga besarnya dari Pekanbaru, Kampar dan Inhu.

Kepada situsriau.com diakuinya mereka sengaja datang ke Danau Kajwid setelah sebelumnya dia survey kondisi Danau Kajwid. "Bulan lalu saya ke Danau Kajwid ini bersama anak dan istri untuk melihat sarana permainan yang ada. Ternyata cukup lengkap dan cocok untuk liburan akhir pekan bersama keluarga besar. Kakak dan adik saya baik dari Pekanbaru, Kampar maupun dari Rengat semuanya memboyong keluarga masing-masing kesini," kata Heri kepada situsriau.com akhir pekan lalu.


Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan luar ruangan
Permainan outbond juga bisa dijajal anak-anak untuk uji keberanian berjalan di ketinggian

Untuk dapat menjangkau Danau Kajwid ini, pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua dengan melalui akses jalan darat. Jika ada yang adrenalinnya ingin lebih terpacu dengan menggunakan moda transportasi sungai, sepertinya menggunkan sampan atau perahu mesin yang mengaliri Sungai Kampar bisa saja dilakukan.

Untuk perjalanan darat, dari pusat ibukota Riau, Pekanbaru pengunjung akan melewati lintas timur hingga berjumpa dengan simpang Langgam sebelah kanan. Dari Simpang Langgam menempuh perjalanan aspal kurang lebih 20 menit, pengunjung akan menempuh jalan pengerasan sekitar 10 km hingga bertemu jembatan Langgam dan langsung belok ke kiri tanpa harus menyeberangi jembatan terlebih dahulu.

Menjelang sampai ke areal Danau Kajwid, pemandangan akan disuguhkan dengan suasana alam yang masih segar dengan pepohonan yang rimbun dan berumur tua sepanjang tepian muara Sungai Kampar. Walau jalan menuju ke titik lokasi belum diaspal, namun keasrian lingkungan menuju lokasi, mampu menyejukkan mata pengunjung hingga suasana terasa lebih menyenangkan.

Selain faktor alam yang menjadi daya tarik, suasana Danau Kajwid juga lebih semarak saat akhir pekan maupun hari libur nasional. Soalnya, pengelola akan menyediakan musik orgen tunggal untuk menghibur pengunjung.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, termasuk Didis Mardisna, orang tersenyum, orang duduk, tabel, luar ruangan dan makanan
Makan bersama dibawah rerimbunan pohon menjadi daya tarik tersendiri


Dikelola Bersama

Keberadaan Danau Kajwid ini kedepan diharapkan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat setempat baik melalui penjualan tiket kunjungan maupun dari geliat ekonomi dari semakin banyaknya pengunjung.  Karena itu pula, pengelolaan Danau Kajwid tidak dikuasai Pemerintah Daerah Pelalawan saja. Namun disini melibatkan ninik mamak, pengelola dan Pemda sendiri.

Tiga unsur yakni Pemda, masyarakat, dan pengelola akan berkolaborasi dalam memantapkan Danau Tajwid agar semakin dikenal masyarakat luas. Sistem pembagiannya, Pemda akan mengutip retribusi pada pintu masuk, selanjutnya pengelola mendapat bagian dari tiket permainan wahana.

"Danau ini merupakan milik tiga komponen yakni ninik mamak masyarakat Langgam, pengelola atau pemodal, serta pemda. Semua pembagiannya sudah jelas," kata Bachtiar.

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Datuk Bertuah tokoh adat Kampung Langgam Afrizal mengaku setuju pengembangan Danau Kajwid oleh Pemkab Pelalawan. "Secara prinsip, masyarakat Langgam merespon positif keinginan dari Pemda Pelalawan untuk mengelola danau Kajwid dijadikan salah satu objek wisata," terang Afrizal.

Adanya keinginan Pemkab Pelalawan mengelola danau Kajwid ini, pihak adat masyarakat Langgam jelas Afrizal sudah melakukan pertemuan. Dalam pertemuan tersebut komponen masyarakat adat Langgam menyetujui, akan tetapi ada beberapa hal yang perlu dicarikan jalan keluarnya.

Misalnya, sebut Afrizal yang juga anggota DPRD Pelalawan ini, mencarikan solusi mata pencarian yang selama ini bergantung pada danau tersebut oleh Pemkab Pelalawan. "Kami sangat setuju, program mulia ini, namun Pemkab harus memikirkan, mata pencarian bagi masyarakat. Sebab selama ini, mereka banyak yang bergantung hidup di danau ini mencari ikan," imbuhnya seraya mengatakan masyarakat adat meminta ada pembagian porsi antara Pemkab dan masyarakat adat di Langgamnya.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Pelalawan HM Harris dirinya mengaku optimis kalau Danau Kajwid mampu memikat wisatawan lokal maupun luar, maka masyarakat pasti akan mendapatkan manfaatnya.

"Masyarakat adat sini sudah saya kasih penjelasan kepada mereka bahwa banyak keuntungan yang akan didapat setelah danau ini sudah menjadi daerah tujuan wisata alami, karena konsepnya sudah ditata dan pastinya yang tadinya mungkin masyarakat hidup tergantung dengan danau dengan mencari ikan setidaknya mereka nanti bisa alih profesi dengan membudidayakan ikan dan menjualnya langsung ke wisatawan  dengan harga yang cukup lumayan, belum lagi kalau mereka nanti mendirikan home stay yang bisa disewakan," kata Bupati Harris yang juga mengungkapkan berbagai potensi Danau Kajwid di hadapan Pengurus PWI Riau beberapa waktu lalu. (advertorial)






Melalui Koperasi dan UMKM, Pemkab Pelalawan Bertekad Lahirkan Entepreneur Handal
Bupati HM Harris: Program Pelalawan Terang Tingkatkan Rasio Elektrifikasi
Pelalawan Expo 2016 Juga Gelar Job Fair
Persiapan Pelalawan Expo Capai 75 Persen
Januari-Juni, Rp 2,1 Triliun Investasi Ditanamkan Pemodal di Pelalawan
Pusat Kirim 8.000 Blanko, Disdukcapil Pelalawan Bisa Cetak e-KTP Lagi
Pabrik Percetakan Al-Quran Akan Berdiri di Pelalawan
Pelalawan Ekspo Bakal Dimeriahkan Artis Iis Dahlia
Pelalawan Expo Siap Digelar, Persiapan Sudah Capai 80 Persen
23 Mei, Bupati Haris Launching Program Magrib Mengaji
Bupati Pelalawan Terima Desa Wisata Award Tahun 2017
BKD Segera Serahkan SK 100% 272 CPNS Pelalawan
Pelalawan Terus Upayakan Penyelesaian Batas Wilayah dengan Kabupaten Lain
Disdukcapil Catat 85 Persen Warga Pelalawan sudah Rekam e-KTP
Keluyuran di Jam Kerja, ASN Pelalawan Siap-siap Dirazia Satpol PP
Dapat Apresiasi Nasional, Total Asset Koperasi di Pelalawan Nyaris Rp 300 Miliar
Bakal Dihapus, Dua Aset Pemkab Pelalawan segera Dilelang
Disdukcapil Pelalawan Kembali Lakukan Pencetakkan e-KTP
Saat Safari Ramadhan di Masjid Nurussalam, Wabup Ajak Warga Pelalawan Hindari Hoax
Utang Proyek RSUD Selasih Rp5,6 Miliar, Pemkab Janji Bayar Tahun Ini
Rangkaian HUT, Pelalawan Expo 2016 Digelar 6-12 Oktober
Pelalawan Masuk Koridor IV Jalur Kereta Api Trans Sumatra
Desember, Jalan Lingkar Pangkalankerinci Ditargetkan Selesai
Tingkatkan PAD, Pelalawan Garap Sektor PBB-P2 dengan Target Rp 21 M Setahun
Sejauh Ini, Disnaker Pelalawan Belum Ada Terima Aduan soal THR
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved