Selasa, 12/11/2019  
Masjid Raya Annur Riau Bakal Jadi Kawasan Wisata Religi

Advetorial Pemprov Riau - - Selasa, 25/02/2020 - 10:46:40 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membuat review Detail Engineering Desain (DED) untuk objek wisata religi kawasan Masjid Raya Annur Riau, Pekanbaru.

Demikian disampaikan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat ekspos refleksi pembangunan 2019 di ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau, Senin (24/2/20).

"Kita sudah menyiapkan review DED untuk pengembangan Mesjid Annur. Sekaligus ingin mempersiapkan sebagai kawasan wisat religi," katanya.

Untuk mewujudkan itu, sebut Syamsuar, Pemprov Riau telah menginventarisir permasalahan terkait penataan ruang di kawasan Masjid Raya Annur Riau. Hasilnya ada beberapa persoalan yang perlu ditata dan diperbaiki. Misalnya zonasi kawasan dan fungsi ruang.

"Seperti area parkir mobil di depan pintu masuk utama bangunan masjid sangat mengganggu view ke arah masjid," ujarnya.

Karena itu, lanjut Gubri, ke depan sangat dibutuhkan penambahan ruang untuk area parkir yang tata letaknya perlu diatur.

"Di akes masuk Masjid Annur yang terpusat pada 1 pintu masuk di sisi sebelah selatan (seberang Poli Rawat Jalan RSUD Arifin Achmad) membuat akses motor dan mobil tergabung, sehingga bus atau kendaraan besar lainnya tidak dapat masuk ke dalam kawasan masjid," terangnya.

"Kemudian tidak ada gerbang masuk kawasan yang memunculkan karakteristik kawasan Islami. Dan masih banyak ruang kosong di lokasi itu yang bisa dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang kawasan lainnya," sambungnya.

Gubri mencontohkan, di Putra Jaya Malaysia pintu masuknya itu bagus, sehingga banyak wisatan berkunjung di sana.

"Sebenarnya mesjid kita ini banyak juga dikunjungi dari orang-orang luar daerah 
Ke depan Masjid Annur nanti jadi tempat wisata, seperti itu yang akan kita buat di sini. Kalau ada orang datang, tak malu lagi kita, sebab ada yang kita banggakan. Tapi ini baru landscape. Belum penataan di dalam (ruangan). Itu juga akan kita benahi," ungkapnya.

Selain itu bangunan pendidikan Taman Kanak-kanak di Masjid Raya Annur juga menjadi sorotan Gubri, sebab letaknya yang cukup jauh dengan bangunan pendidikan lain seperti SD, SMP dan SMA di sekitarnya.

"Jadi sekolah di sana harus kita tata, dan yayasan nanti harus ikut keinginan kita agar itu bisa jadi objek wisata dan religi, baik kawasan maupun pendidikan," tutupnya.(sr5, ck)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved