Selasa, 19 Juni 2018  
Nasional / "Di Puncak Lawang Bundo Tergugu Kaku Kenang Masa Lalu"
Sisi Lain Perjalanan Famtrip HPN 2018
"Di Puncak Lawang Bundo Tergugu Kaku Kenang Masa Lalu"

Nasional - - Jumat, 09/02/2018 - 19:08:11 WIB

PADANG, situsriau.com- Bagaikan berada di atas negeri awan, pekatnya embun sore dari ketinggan Puncak  Lawang Sumatera Barat (Sumbar) mampu menghantarkan sekeping hati Bundo Familiarization Trip (Bundo Famtrif) untuk kembali ke masa lalu saat masih bersama kekasih jiwanya.

Sisi romantisme perjalanan hari ketiga rombongan 60 wartawan pariwisata se-Indonesia bersempaena dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 ini, menunjukkan fakta tak terbantahkan, bahwa kemolekan alam Minangkabau merupakan salah satu anugerah terindah bagi Indonesia.

"Keindahan alamnya mengantarkan Bundo pada zona waktu 20 tahun silam, seolah-olah Bundo masih anak kemarin sore yang terdiam gugu saat kekasih hati membisikkan rayuan perindu dibalik rerimbunan pohon pinus ini," cerita Bundo, sebutan ibu di Kanagarian Ranah Minang kami sematkan untuk seorang peserta Famtrip HPN 2018.

Tentu tidak berlebihan jika Bundo Famtrif HPN 2018 ini kembali merewind masa mudanya karena lokasi Puncak Lawang, tepatnya spot Lawang Park yang dikunjungi rombongan Famtrip ini berada di ketingguan 1.210 mdpl, perbukitan yang ditumbuhi hutan pinus dengan udara sejuk berembun.

Hamparan hijau Danau Maninjau yang membentang luas merangkai 9 nagari di Agam, tak mampu ditembus mata peserta Famtrif karena pekatnya embun pada Rabu sore (7/2/2018). Suasana bak negeri di atas awan ini kembali dimanfaatkan peserta Famtrif untuk mengabadikan perjalanan dengan berswa foto bersama rekan serombongan.

Apalagi setelah mengamati hasil jempretan foto teman serombongannya, Bundo baru tersadar ternyata jelmaan kekasih hati masa lalunya seolah nyata dalam raga Dilan Anwar, peserta Famtrif dari Sulawesi Selatan. "Puncak Lawang menjelmakan raga kekasih hati Bundo pada sosokmu Dilan Anwar," bisik Bundo kepada situsriau.com sembari menatap layar ponselnya.

Hari terakhir perjalanan Famtrif HPN 2018 ini semakin berkesan ketika tour guide mengajak rombongan singgah di usaha kilang tebu tradisional untuk diolah menjadi gula merah. Menyaksikan tenaga kerbau masih digunakan untuk menggantikan peran mesin, lensa kamera peserta Famtrif seolah tak bisa berhenti.

Ridwan, peserta Famtrip dari Gorontalo bahkan mencoba langsung proses penggilingan tebu di salah satu usaha produksi gula merah secara tradisional di Puncak Lawang. Berlari-larian kecil saat kerbau memutar kayu tuas yang terhubung dengan mesin giling nyaris mendekatinya, sepertinya sangat dinikmati Ridwan.

Menurut Marjudin Sutan, pemilik giling tebu tradisional ini, tenaga kerbau telah digunakan mereka secara turun temurun untuk menggiling air tebu hinga bisa dimasak jadi gula merah. Kendati tampak kurang higenies, nyatanya hasil produksi gula aren miliknya, selalu digandrungi pengunjung.

"Sejak turun temurun kami memang memakai jaso kabau iko, ndak ado apo-apo nan tajadi ka pambali salamo iko," katanya dengan bahasa Minang kental kepada kepada Bundo Famtrip yang juga tertarik membeli gula merahnya.

Selain Puncak Lawang, destinasi wisata dan spot foto lainnya sangat banyak di Kabupaten Agam ini. Menurut Assisten II Pemkab Agam, Isman Imran, Agam memiliki Danau Maninjau dengan 8 dermaga, Pantai Tiku, Tarusan di Kamang dan Sejuta Janjang di Marapi sedang dalam pengerjaan.

"Di bawah Puncak Lawang ini ada Danau Maninjau yang saat ini juga kita siapkan muko-muko untuk menghubungkan 9 kanagarian di Danau Maninjau ini, termasuk Nagari Buya Hamka yaitu Nagari Sungai Batang," terang Isman yang sengaja datang menyusul rombongan Famtrif  ke Lawang Park.

Usai mengunjungi Puncak Lawang dan kilang tebu, perjalanan Famtrip HPN 2018 yang sebelumnya mengunjungi Istana Pagaryuang, Lembah Harau dan Kota Wisata Bukit Tinggi, berakhir dengan mencicipi kelezatan sate Mak Syukur di Padang Panjang.

Kulinar sate Mak Syukur ini juga menjadi lokasi singgah rombongan Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Sumbar sembari menghadiri acara Puncak Peringatan HPN 2018 di Kota Padang. (didis)


Galeri Foto Famtrif Wartawan Pariwisata HPN 2018 di Sumatera Barat, 5-7 Februari 2018


Foto Didis Mardisna.


Foto Didis Mardisna.

Foto Didis Mardisna.


Foto Didis Mardisna.
















Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved