Rabu, 22 Oktober 2014  
Otonomi / Dilema Kerusakan Jalan di Riau
Berbagai Faktor jadi Penyebab
Dilema Kerusakan Jalan di Riau

Otonomi - disna husin - Selasa, 11/12/2012 - 00:10:32 WIB

Kerusakan berbagai pelintasan jalanan di Propinsi Riau menurut ahli bukan saja disebabkan kendaraan bertonase melibihi kasitas, namun juga berbagai faktor lainnya. Termasuk akibat adanya genangan air, daya dukung jalan itu sendiri, kontur tanah yang berawa, over loading dan bahkan jalanan yang memang sudah berumur ‘jompo’.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) TU, Jembatan Timbang Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) Riau, Doni Firmansyah, Senin (10/12) mengatakan, dari forum LLAJ beberapa waktu lalu, mengungkap fakta, bahwa kerusakan jalan bukan hanya dilimpahkan ke jembatan timbang bermotor saja, melainkan butuh dukungan dari beberapa pihak untuk melakukan sinergitas pembangunan.

Adapun dukungan yang harus dilakukan menurut dia adalah melalui kerjasama antara pihak swasta dan Pemerintah Provinsi Riau maupun di tingkat kabupaten dan kota.

“Beberapa waktu lalu, Dishub Riau Bekerjasama dengan Biro hukum guna menegakkan Peraturan Daerah (Perda) 07, tentang pengawasan dan muatan lebih, melakukan sidang ditempat kepada pengguna jalan yang kedapatan membawa barang melebihi Tonase. Dan hal tersebut sudah dilakukan dua kali. Adapun tempatnya Jembatan Timbang di Kabupaten Kampar dan Tarantak manuk. Hasil denda tersebut, kompensasinya uang tersebut masuk kas negara,” ujarnya.

Adapun fungsi jembatan timbang bermotor, sebutnya menambahkan, Dishub Riau mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) 38 2007 tentang pembagian pemerintahan dan kabupaten kota. Sedangkan Propinsi hanya mempunyai kewenangan pengoperasian dan pemeliharaan. (exza/zar)

(0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
Redaksi | Email
Copyright 2012 CV. UKA MANDIRI, All Rights Reserved